Penyebaran Penyakit HIV / AIDS

Penyebaran Penyakit HIV / AIDS



HIV/AIDS yaitu penyakit yang sangatlah ditakuti karena belum diketemukan obatnya. Penyakit ini menyerang system kekebalan badan. Penyakit yang awalannya datang dari Benua Afrika ini menular lewat cara-cara, yang mana kesemuanya yaitu pertukaran cairan badan. Mendengar nama HIV/AIDS saja mungkin saja orang telah bergidik ketakutan serta mengharapkan tak pernah merasakannya. Virus HIV menyerang system kekebalan badan pasien serta membuatnya rawan pada sembarang penyakit. Ciri HIV/AIDS kerap tak segera di ketahui oleh penderitanya. Hal semacam ini karena HIV memerlukan saat sekurang-kurangnya 10 th. mulai sejak awal penularan. Tanda-tanda HIV/AIDS baru terdeteksi sesudah si pasien dalam situasi sakit kronis. Penyebaran Penyakit HIV AIDS

Oleh karenanya, kita butuh tahu bagaimanakah sesungguhnya penyebaran virus HIV hingga menyerang seorang. Virus HIV yang ada pada badan pasien umumnya bakal ada dalam darah, cairan kemaluan, sperma, ASI, air liur, air mata serta air seni. Beberapa cara penyebaran HIV diantaranya :
Jalinan kel#min dengan orang yang mempunyai virus HIV

Terkait kel#min dengan seorang yang mempunyai HIV dalam badannya sangatlah sangat mungkin orang bakal tertular HIV. Biasanya orang yang telah mempunyai HIV dalam badannya tetapi belum ada 10 th. akan tidak tampak sakit dari luar. Penularan HIV ini bisa berlangsung lewat cairan pagina atau cairan sperma yang dipertukarkan ketika berlangsung jalinan tubuh.
Mengkonsumsi narkoba dengan sharing jarum suntik

Mungkin saja mereka yang pernah konsumsi narkoba dengan type suntik seperti putaw bisa terinfeksi virus HIV. Pada situasi memakai narkoba, biasanya orang tak sadar serta tak memperhitungkan keamanan kesehatan dianya. HIV bisa menular lewat pertukaran darah, yaitu lewat cara memakai satu jarum suntik untuk berbarengan. Hal semacam ini lantaran sangatlah mungkin saja darah pasien HIV melekat pada jarum suntik memiliki kandungan HIV serta saat dipakai lagi oleh orang lain, virus bakal masuk ke pada badan orang lain itu.
Sistem kehamilan

Ada pula seseorng yang sudah diberikan HIV mulai sejak masih tetap didalam kandungan. Bila seseorang ibu menanggung derita HIV/AIDS, tak ada pilihan lain untuk bayinya, lantaran juga bakal terserang HIV juga. Bayi yang dikandungnya bisa di pastikan menanggung derita HIV/AIDS. Hal semacam ini karena dalam saat kehamilan, system kekebalan badan seseorang ibu ditransfer ke janin yang dikandungnya. Tetapi berbarengan dengan itu, HIV bakal turut dan karena HIV memanglah alami inkubasi dalam sel badan.
Korban ketidaktahuan serta ketidakpedulian

Mungkin seorang mendadak memperoleh HIV serta menanggung derita AIDS walau sebenarnya hidupnya lurus saja. Ia tidak pernah menyuntik narkoba berbarengan, lakukan jalinan kel#min bebas serta lain sebagainya. Hal semacam ini dapat berlangsung lantaran ketidaktahuan bahwa jarum suntik yang dipakai saat ia memperoleh injeksi imunisasi nyatanya lupa ditukar sebelumnya setelah dipakai untuk orang lain, yang apesnya lagi yaitu pasien HIV. Dapat pula dari donor darah yang nyatanya memiliki kandungan HIV. Walau peluang dari penularan ini saat ini sangatlah minim, namun masih tetap saja dapat berlangsung karena manusia dapat salah serta lupa. Oleh karena itu terkecuali usaha kita mesti senantiasa berdoa memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Bila lihat penyebaran HIV/AIDS di atas, semestinya kita tak segera apatis serta menyampaikan bahwa tiap-tiap pasien HIV/AIDS atau ODHA (Orang Dengan HIV/ADIS) itu yaitu orang yang dihukum Tuhan lantaran kekeliruannya. Mungkin saja memanglah demikian, mungkin saja tak. Sebenarnya, ada bayi yang baru lahir memperoleh HIV di badannya, apakah itu dihukum Tuhan? Dosa apa baru yang baru lahir? Pasien HIV/AIDS mesti dibantu dengan empati, bukanlah malah mengucilkan serta menstigmakan mereka.

0 Response to "Penyebaran Penyakit HIV / AIDS"

Posting Komentar

wdcfawqafwef